imlek
Perayaan imlek di tempat persembahyangan di Vihara Dharma Bakti,
Imlek merupakan perayaan penting bagi warga keturunan Tionghoa. Tahun baru yang juga sering disebut Sin Tjia ini dirayakan dengan penuh suka cita. Berbagai tradisi khas dilakukan saat merayakan Imlek.
Kebanyakan tradisi yang dilakukan mengandung makna tertentu dalam budaya Tionghoa. Berikut 7 tradisi unik yang dilakukan warga Tionghoa saat merayakan Tahun Baru Imlek.
Diluar daratan China, Tahun Baru China lebih dikenal sebagai Tahun Baru Imlek. Kata Imlek (阴历 : Im = Bulan, Lek = penanggalan) berasal dari dialek Hokkian atau mandarinya yin li yang berarti kalender bulan. Perayaan Tahun Baru Imlek dirayakan pada tanggal 1 hingga tanggal 15 pada bulan ke-1 penanggalan kalender China yang menggabungkan perhitungan matahari, bulan, 2 energi yin-yang, konstelasi bintang atau astrologi shio, 24 musim, dan 5 unsur. (Festival Musim Semi).
Bila anda sedang berada di negera atau daerah yang mayoritas penduduknya merayakan Imlek, anda harus memperhatikan hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Walaupun Anda hanya sebagai tamu atau wisatawan, hormatilah kepercayaan dan tradisi mereka yang merayakan Imlek. Bila anda ke negara China dan Hong Kong misalnya, ada baiknya anda mengenal hal-hal yang tabu dilakukan saat Imlek meskipun itu di hotel tempat anda menginap atau restoran tempat anda bersantap.
Berbicara mengenai imlek, rasanya tanpa batas banget budayanya. Tidak heran, ada banyak tahayul dan mitos berkeliaran di seputar imlek.
Berikut adalah 5 hal utama menurut para leluhur dan merupakan larangan di saat imlek hari pertama: 
1. Gak Boleh Megang Sapu (alat bersih apapun gak boleh nampak)
Demi menyambut datangnya Tahun Kuda Kayu ini sebagian besar etnis Tionghoa tengah sibuk menyiapkan amplop merah.
Tahukah Anda hal-hal apa saja yang berhubungan dengan perayaan tersebut? Berikut ulasannya: