ternyata
Indonesia pernah ditinggali hewan-hewan purba yang menakjubkan,
meskipun mereka sudah punah, kita masih bisa melihat fosil-fosil yang
ditinggalkan, langsung aja ya....
1. Kura-kura Atlas
Kura-kura Atlas (Colossochelys atlas) adalah spesies kura-kura/penyu yang punah sekitar 10.000 tahun SM. Spesies ini ditemukan (dalam fosil) dan dideskripsikan pertama kali pada 1837. Kura-kura ini punah pada masa Miosen-Pleistosen yaitu ketika Zaman es mulai mengering yang dimulai dari India Bara dan Pakistan dan bergerak menuju Sulawesi dan Pulau Timor di Indonesia.
Sebelum kepunahanya pada 1500, tikus ini tinggal di Pulau Flores, Indonesia. Tikus ini hanya diketahui lewat penemuan sedikit sub-fosilnya. Dan tikus ini merupakan satu-satunya anggota dari genus Spelaeomys.
Spesies tikus purba yang hanya dikenal lewat penemuan fosil ini dulu pernah hidup di Pulau Flores sebelum tahun 1500. Dinamai Verhoeven karena sesuai dengan nama penemunya yaitu seorang Pemimpin di Belanda yang bernama Theodor Verhoeven.
1. Kura-kura Atlas
Hasil Rekonstruksi wujud aslinya |
![]() |
fosil kura-kura atlas |
Kura-kura Atlas (Colossochelys atlas) adalah spesies kura-kura/penyu yang punah sekitar 10.000 tahun SM. Spesies ini ditemukan (dalam fosil) dan dideskripsikan pertama kali pada 1837. Kura-kura ini punah pada masa Miosen-Pleistosen yaitu ketika Zaman es mulai mengering yang dimulai dari India Bara dan Pakistan dan bergerak menuju Sulawesi dan Pulau Timor di Indonesia.
2. Tikus Raksasa Buhler
![]() |
http://farm5.staticflickr.com |
Spesies dengan nama latin Coryphomys buehleri ini pertama kali dikenal
lewat penemuan sub-fosilnya di pulai Timor, NTT, Indonesia. Berdasarkan
hasil penelitian, spesies ini masih memiliki hubungan kerabat dengan
spesies tikus di Papua Nugini.
3. Tikus Gua Flores
![]() |
(ilustrasi) http://jandacek.com |
Sebelum kepunahanya pada 1500, tikus ini tinggal di Pulau Flores, Indonesia. Tikus ini hanya diketahui lewat penemuan sedikit sub-fosilnya. Dan tikus ini merupakan satu-satunya anggota dari genus Spelaeomys.
4. Stegodon
Hasil Rekonstruksi Wujud aslinya |
Fosil kepala dan gading stegodon |
Stegodon berasal dari bahasa yunani yaitu "stegein" yang berarti
menutupi dan "odous" yang berarti gigi. Stegodon ini diperkirakan hidup
di Pulau Flores sekitar 4100 SM. Spesies Gajah purba ini hidup di banyak
tempat di benua Asia selama zaman Pliosen dan Pleistosen, dan hidup di
Indonesia pada zaman Holosen.
5. Tikus Pohon Raksasa Verhoeven
Spesies tikus purba yang hanya dikenal lewat penemuan fosil ini dulu pernah hidup di Pulau Flores sebelum tahun 1500. Dinamai Verhoeven karena sesuai dengan nama penemunya yaitu seorang Pemimpin di Belanda yang bernama Theodor Verhoeven.
sumber http://en.wikipedia.org